
Sumbangkan Rp500 Juta ke Cianjur, Pemkot Bandarlampung Diminta Fokus Selesaikan Kewajiban
- DPRD LampungPolitikUtama
- November 29, 2022
- 2 minutes read

Nuansalampung.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung baru-baru ini dikabarkan menyumbangkan Rp500 juta untuk korban bencana di Cianjur.
Aksi itu tentu sangat baik. Membantu wilayah yang sedang kesulitan. Namun Pemkot jangan lupa, untuk fokus menyelesaikan kewajibannya membayar hutang, diantaranya pembayaran insentif Ketua Rukun Tetangga (RT), dan jajaran lainnya yang tertunggak, bahkan sejak di tahun 2021.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Lampung asal Dapil Kota Bandarlampung Budiman AS, Minggu (27/11/2022).
“Kita tidak larang Pemkot membantu korban bencana di wilayah lain. Tapi jangan lupa, rapikan kewajibannya di dalam, kan banyak kewajibannya yang belum kelar,” kata Budiman.
Budiman mengingatkan agar Walikota Eva Dwiana bisa membedakan mana yang wajib, mana yang tidak.
“Harus tahu yang mana yang sunnah dan yang mana yang wajib. Kita tidak menghalangi untuk membantu tapi itu sunnah sifatnya, karena keuangan kita terbatas,” jelasnya.
Menurut Budiman, saat ini lebih penting menyelesaikan pembayaran insentif RT, linmas, dan jajaran lainnya di bawah naungan Pemkot yang masih tertunggak.
“Warga kita ini juga sulit, kalau duitnya banyak silahkan bantu yang di luar. Tapi kan jelas, dalam agama juga bantu yang di dalam dulu, baru ke luar. Ini di dalam tidak diberi, eh malah membantu yang di luar. Kurang pas saja. Bahkan zolim namanya,” ucapnya.
Terlebih, sambung Budiman, bencana di Cianjur menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
“Ini domainnya pusat. Sudah banyak juga yang membantu. Maka alangkah baiknya jikalau uang itu diperuntukkan guna membayar gaji RT, linmas, dan para staf honorer yang masih terhutang. Jangan malah diputihkan gaji mereka,” serunya.(red)
Editor: Agung CW
Editor: Agung Chandra Widi





