Jalan Desa Rusak Puluhan Tahun, Warga Lamtim Mengadu ke Legislator PAN

Jalan Desa Rusak Puluhan Tahun, Warga Lamtim Mengadu ke Legislator PAN

Nuansalampung.com–Warga Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, mengeluhkan infrastruktur jalan yang rusak. Jalan rusak di wilayah pedesaan itu tak tersentuh pembangunannya selama puluhan tahun. 

Mirisnya lagi, jalan rusak tersebut banyak yang berhadapan dengan akses penting warga, khususnya sekolah. 

Hal itu terungkap dalam Reses atau kegiatan serap aspirasi masyarakat yang digelar oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung Diah Dharma Yanti, di Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Lampung Timur, pekan lalu.

Diah yang juga Legislator PAN itu menyebut, selain jalan rusak, masalah lain yang dikeluhkan warga setempat yakni terkait irigasi pertanian dan soal kurangnya bantuan alat mesin pertanian dari pemerintah.

Wanita berhijab yang berkecimpung di dunia advokasi perlindungan perempuan dan anak itu berkomitmen memperjuangkan aspirasi warga di Dapilnya, agar bisa direalisasikan pada anggaran di tahun mendatang. 

Hal itu dikatakan Diah saat diwawancarai nuansalampung.com pada Jumat (22 November 2024).

Selengkapnya, tonton video dan wawancara Diah Dharma Yanti: KLIK

Related post

Lesti Berharap Perbaikan Tanggul untuk Cegah Banjir

Lesti Berharap Perbaikan Tanggul untuk Cegah Banjir

Nuansalampung.com–Anggota DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan.…
DRB Beri Solusi BPJS PBI Non Aktif

DRB Beri Solusi BPJS PBI Non Aktif

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengungkapkan bahwa penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai pemerintah…
Soal Banjir Kota: Andika Sebut Akibat Aliran Sungai Tak Beres

Soal Banjir Kota: Andika Sebut Akibat Aliran Sungai Tak…

Nuansalampung.com—Banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Bandar Lampung dinilai tidak bisa dilihat dari satu sisi. Persoalan tersebut merupakan akumulasi berbagai…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *