Tutup Sosperda 2022, Aprilliati Ajak Warga Panjang Hapuskan Kekerasan Perempuan dan Anak

Tutup Sosperda 2022, Aprilliati Ajak Warga Panjang Hapuskan Kekerasan Perempuan dan Anak

Nuansalampung.com–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Provinsi Lampung, Aprilliati, mengajak warga Kecamatan Panjang untuk bersama-sama menghapuskan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal itu disampaikannya saat menutup rangkaian Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) tahun 2022, di Kelurahan Waylunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandarlampung, Sabtu (10/12/2022).

Kegiatan Sosperda nomor 2 Tahun 2021 tentang penghapusan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut dihadiri sekitar 100 warga.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung ini menyampaikan tingginya tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi salah satu alasan Perda tersebut disosialisasikan.

“Mengingat daerah panjang juga tinggi kasus kekerasan terhadap perempuan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tentunya hal tersebut menjadi sesuatu yang harus ditemukan solusinya. Agar masyarakat luas ini memahami bahwa pemerintah memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan,” ujarnya,

Ia juga mengatakan kecamatan panjang juga sudah terbentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang dapat bersinergi bersama DPRD Lampung dalam mendorong program Kota Layak Anak (KLA).

“Dengan terbentuknya PATBM yang ada di kecamatan panjang ini, dapat menjadi jalan untuk bersinergi dalam membantu terciptanya keamanan dan perlindungan untuk perempuan dan anak melalui dinas PPA,” tambahnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kapolsek, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, Ketua Lingkungan, Tokoh agama dan tokoh Masyarakat Setempat.

Iklan Mengambang

Selly Fitriani Direktur LAdA Damar Lampung yang menjadi salah satu narasumber di sosialisasi tersebut menyampaikan peran penting pemerintah dalam menopang Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjalankan program tersebut.

“Harapannya ketika pemerintah membuat suatu program seperti PATBM kemudian juga membuat ramah perempuan dan anak dapat diimbangi dengan pemenuhan sarana dan prasarana, anggaran, juga peningkatan kapasitas sumber dayanya, program yang sudah baik ini tidak hanya menjadi program saja,” tegasnya.(rls)

Related post

Kekerasan Anak oleh Ayah Kandung Jadi Alarm Serius, Legislator PAN Minta Pelaku Dihukum Berat

Kekerasan Anak oleh Ayah Kandung Jadi Alarm Serius, Legislator…

Nuansalampung.com–Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PAN, Diah Dharma Yanti, kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan perlindungan perempuan dan anak dari berbagai…
Aprilliati Tekankan Pentingnya Peran Warga Ungkap Kasus Kekerasan Anak

Aprilliati Tekankan Pentingnya Peran Warga Ungkap Kasus Kekerasan Anak

Nuansalampung.com–Praktisi hukum Aprilliati, mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di lingkungan sekitar.…
Sambutan Adat Menyapa Wakil Rakyat, Harapan SMAN 1 Abung Pekurun Sampai ke Senayan

Sambutan Adat Menyapa Wakil Rakyat, Harapan SMAN 1 Abung…

Nuansalampung.com–Anggota DPR RI Irham Jafar Lan Putra bersama Anggota DPRD Provinsi Lampung Andriano Dwiki Agusta mengunjungi SMAN 1 Abung Pekurun, Rabu,…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *