Tewasnya Warga Lampung Timur Masih Misteri, KPPI Lampung Angkat Bicara

Tewasnya Warga Lampung Timur Masih Misteri, KPPI Lampung Angkat Bicara

Nuansalampung.com–Publik tentu masih ingat dengan kasus kematian Riyas Nuraini (33), pedagang online yang ditemukan tewas terbungkus karung di kebun jagung Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, pada Rabu 17 Juli 2024.

Dua pekan berlalu, belum terungkap siapa pelakunya. Apa motifnya? Kenapa bisa setega itu sampai harus menghilangkan nyawa seseorang?

Kasus itupun ramai jadi perbincangan. Banyak pihak mendukung kepolisian untuk segera mengungkap perkaranya.

Teranyar, dukungan disampaikan oleh Kaukus Perempuan Politik Indonesia atau KPPI Provinsi Lampung.

KPPI Lampung yang dinakhodai oleh Nenden Tresnanursari itu berharap sinergitas semua pihak terkait, agar kasus hukum itu segera terkuak.

Menurut Nenden, sebagai organisasi yang konsen dengan perempuan dan anak, pihaknya pun bertanya-tanya mengapa hingga kini perkara tersebut belum terungkap.

Hal itu disampaikan Nenden, dalam konferensi pers yang digelar, belum lama ini di kantor DPD KPPI Provinsi Lampung.

Hal senada turut disampaikan oleh Diah Dharma Yanti. Wakil ketua II KPPI Lampung itu menyayangkan mengapa hingga saat ini pelaku dan motif pembunuhnya belum terungkap.

Calon Anggota DPRD Lampung terpilih dari Dapil VIII itu pun menyampaikan, ada beberapa poin yang menjadi pernyataan sikap DPD KPPI provinsi setempat terkait perkara yang menimpa warga di daerah pemilihannya itu: Kabupaten Lampung Timur.

Iklan Mengambang

Diantaranya:

Kasus pembunuhan terhadap Riyas Nuraini merupakan kejahatan kemanusiaan luar biasa yang tidak beradab dan merendahkan martabat manusia.

Oleh karena itu, pihaknya meminta pemerintah dan aparat penegak hukum memberi atensi peņuh dalam kasus ini.

Serta mendesak Polda Lampung segera menuntaskan kasus ini dengan memeriksa dan menangkap semua orang yang berpotensi terlibat dalam pembunuhan keji tersebut.

Pihaknya juga berharap para penyidik bekerja secara profesional, tanpa diskriminasi, jujur, adil dan transparan.

Selain Nenden dan Diah, dalam konferensi pers tersebut turut hadir pula Theresia Sormin dan Indri Sulistyawati.

Keduanya merupakan Anggota KPPI Provinsi Lampung yang fokus pada Divisi Advokasi dan Kebijakan Publik.

Theresia Sormin yang juga mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung itu berharap, pihak eksekutif dan legislatif juga ikut turun tangan mengungkap perkata pembunuhan keji tersebut.

Sementara Indri Sulistyawati menambahkan bahwa di era yang canggih seperti sekarang, semestinya tidak terlalu sulit untuk membongkar kedok kejahatan. Namun wanita berhijab yang berkecimpung di dunia advokat itu yakin, pihak kepolisian pasti sudah berupaya maksimal.

Selengkapnya, tonton video dan wawancara.

Editor: Agung Chandra Widi

Related post

Semarak Harlah ke-24, KPPI Lampung Gaungkan Slogan ‘Pejuang Kebaikan’ di HUT RI

Semarak Harlah ke-24, KPPI Lampung Gaungkan Slogan ‘Pejuang Kebaikan’…

Nuansalampung.com–Semarak peringatan hari lahir (Harlah) ke-24, Kaukus Perempuan Politik atau KPPI Provinsi Lampung gaungkan slogan pejuang kebaikan. Pada peringatan harlah kali…
Merajut Kebersamaan Kader KPPI di Tengah Persaingan Pilkada 2024

Merajut Kebersamaan Kader KPPI di Tengah Persaingan Pilkada 2024

Nuansalampung.com–Kaukus Perempuan Politik Indonesia atau KPPI Provinsi Lampung menjadi garda terdepan dalam mendorong kaum hawa untuk bisa maju ke legislatif maupun…
Tekan Kasus Kekerasan Seksual, Kaukus Perempuan Parlemen Lampung Gelar FGD

Tekan Kasus Kekerasan Seksual, Kaukus Perempuan Parlemen Lampung Gelar…

https://youtu.be/YlodI6Ib9ac Nuansalampung.com–Kaukus Perempuan Parlemen Provinsi Lampung menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Mengawal Implementasi Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *