Aroma Kurban dan Semangat Berbagi di Al Hanif Lampung

Aroma Kurban dan Semangat Berbagi di Al Hanif Lampung

Nuansalampung.com–Lantunan zikir bersahut-sahutan memenuhi udara di pelataran Pondok Pesantren Al Hanif Lampung, Sabtu (7 Juni 2025).

Suasana khidmat menyelimuti setiap sudut pelataran Masjid Murottal Haq, Jalan Minak Pengantin, Sukarame 2, Telukbetung Barat, Kota Bandarlampung.

Zikir yang dipimpin oleh pengasuh Majelis Tholabul Ilmi Al Hanif Lampung, Mursyid Suhaimi Yusuf itu menjadi tanda akan dimulainya kegiatan penting: penyembelihan hewan kurban.

Tahun ini, Majelis Tholabul Ilmi Al Hanif Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar kebaikan dan semangat berbagi pada momen Idul Adha 1446 Hijriah dengan mengurbankan 5 ekor sapi dan 12 ekor kambing.

Menariknya, bobot sapi yang dikurbankan tidak sembarangan. Rata-rata beratnya mencapai 500 kilogram, dengan rincian sebagai berikut: Sapi 1: 464 kg; Sapi 2: 489 kg; Sapi 3: 525 kg; Sapi 4: 576 kg; dan Sapi 5: 425 kg. Total bobot keseluruhan: 2.479 kg.

Ketua Majelis Tholabul Ilmi, Ahmad Taufik Nurrohman, menyampaikan bahwa seluruh hewan kurban berasal dari sumbangan para jemaah. Bagi pihaknya, ini bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk solidaritas yang hidup dalam denyut nadi keimanan.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jemaah yang telah berpartisipasi. Ini bukan hanya ibadah, tapi juga ladang amal sosial,” tuturnya.

Proses penyembelihan berlangsung tertib dan lancar sejak pagi. Para jemaah dan warga sekitar turut serta dalam kegiatan ini—mulai dari menyembelih, memotong, hingga membungkus daging. Suasana kebersamaan begitu terasa, penuh semangat gotong royong dan persaudaraan.

Iklan Mengambang

Daging kurban didistribusikan kepada masyarakat di sekitar Majelis Tholabul Ilmi Al Hanif Lampung, khususnya warga Lingkungan 1 Kelurahan Sukarame II yang meliputi 9 RT. Panitia memperkirakan total 1300 kepala keluarga menerima manfaat dari ibadah kurban ini.

Idul Adha di Al Hanif Lampung bukan sekadar tentang menyembelih hewan. Ia menjadi momentum untuk meneguhkan nilai-nilai kepedulian, pengorbanan, dan kasih sayang yang begitu relevan di tengah kehidupan sosial saat ini.

Selengkapnya, tonton video dan wawancara:

Related post

Aprilliati Tekankan Pentingnya Peran Warga Ungkap Kasus Kekerasan Anak

Aprilliati Tekankan Pentingnya Peran Warga Ungkap Kasus Kekerasan Anak

Nuansalampung.com–Praktisi hukum Aprilliati, mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di lingkungan sekitar.…
Belajar agar Tidak Dibodohi: Pesan Irham Jafar untuk Siswa Lampung Utara

Belajar agar Tidak Dibodohi: Pesan Irham Jafar untuk Siswa…

Nuansalampung.com–Pagi itu, halaman Madrasah Aliyah Negeri 1 Lampung Utara di Desa Candi Mas, Kecamatan Abung Selatan, terasa berbeda. Riuh rendah suara…
Bea Cukai Lampung Gagalkan Peredaran 11,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Ini Ulasannya

Bea Cukai Lampung Gagalkan Peredaran 11,7 Juta Batang Rokok…

Nuansalampung.com–Bea Cukai Lampung bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) serta TNI berhasil menggagalkan pengiriman…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *