Maryono Wakil Ketua Yayasan Disabilitas Cinta Asih, diduga curi data dan akan di Polisikan

Nuansalampung.com–Lampung Selatan, wakil Ketua Yayasan Disabilitas Cinta Asih, Selamet Maryono yang beralamat di Dusun Simarogo RT 012 RW 04 Desa Bumi Restu Kecamatan Palas Lampung Selatan ini akan di Polisikan. Pasalnya, belum lama ini Selamet Maryono Sebelumnya yang Nota bene adalah

Anggota Lembaga kesejahteraan sosial (LKS) Penyandang Disabilitas Lampung Selatan, diduga telah mengkordinir pencurian data milik LKS Penyandang Disabilitas, hal itu seperti yang dikatakan oleh Triyanto,Ketua LKS Penyandang Disabilitas Lamsel yang beralamat di Desa Merbau Mataram Kec Merbau Mataram Lampung Selatan kepada wartawan nuansalampung.com dikediamannya pada Minggu 24/1/2021.
Menurutnya, Selamet Maryono yang kini menjabat Wakli Ketua Yayasan Disabilitas Cinta Asih, itu sebelumnya adalah anggota binaan LKS Penyandang Disabilitas milik dirinya (Triyanto). Namun diketahui akhir-akhir ini Selamet Maryono mendirikan sebuah Yayasan Disabilitas Cinta Asih dan menjabat sebagai Wakil Ketua. Sementara, di LKS Penyandang Disabilitas Lampung Selatan, maryono belum keluar atau mengundurkan diri sebagai anggota binaan masih tercatat sebagai anggota binaan LKS Penyandang Disabilitasnya Lampung Selatan.
“Maryono itu sejak tahun 2019 hingga saat ini tercatat sebagai Anggota binaan LKS Penyandang Disabilitas Lamsel, namun saya mengetahui info dari Anggota Binaan saya yang bernama Bayu, bahwa Selamet Maryono sekitar tiga bulan yang lalu di tahun 2020 telah membuat Yayasan Disabilitas juga, yang bernama Yayasan Disabilitas Cinta Asih dan Selamet Maryono sebagai Wakil Ketua, ” ujarnya Triyanto.
Berawal dari itu semua, sambung Triyanto, hingga terjadinya permasalahan yang ada pada Anggota LKS Penyandang Disabilitas hingga ke permasalahan pencurian Data Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Kementerian Sosial RI milik LKS Penyandang Disabilitas Lamsel. 
“Sebelumnya, Selamet Maryono sering telpon saya minta data Anggota Binaan LKS Penyandang Disabilitas milik saya, alasanya untuk mencocokan data nama nama Anggota binaan LKS Penyandang Disabilitas dengan anggota binaan Yayasan Disabilitas Cinta Asih yang, namun selalu tidak saya beri, karena saya takut di salah gunakan. Bahkan, Selamet Maryono pun pernah datang bersama dengan seorang temanya yang belakangan ini saya ketahui info dari Bayu bahwa yang datang ke kantor LKS bersama Selamat Maryono tempo hari itu adalah Asroni sebagai Ketua Yayasan Disabilitas Cinta Asih, “bebernya.  
“Setelah itu, Selamet Maryono dan temanya (Asroni ketua Yayasan) meminta bantuan Bayu yang juga Anggota Binaan saya, untuk mencari data Bantuan UEP yang ada pada LKS saya, sehingga Bayu mengambil data itu yang ada pada Ply Dist atau Komputer milik LKS Penyandang Disabilitas, dan data itu diserahkan kepada Maryono, ini semua pengakuan bayu kepada saya, “imbuhnya.
Triyanto menegaskan, setelah data bantuan UEP milik LKS Penyandang Disabilitas Lamsel dimiliki oleh Maryono, sejak itulah timbul kekisruhan dalam ke Anggotaa Binaanya. Setelah diketahui, ternyata Selamet Maryono juga membentuk Yayasan Disabilitas yang bernama Cinta Asih dan Selamat Maryono menjabat sebagai Wakil Ketua.
“Ini jelas ada unsur kesengajaan dari Maryono untuk mengasut Anggota Binaan saya bahkan mengkordinir pencurian data Bantuan UEP untuk Anggota binaan saya, dikarenakan setelah saya ketahui sudah tiga bulan ini Maryono membuat Yayasan Disabilitas juga. Padahal, pada bulan Desember 2020 Selamet Maryono mendapat bantuan dari Kementerian Sosial RI melalui LKS Penyandang Disabilitas Lamsel sebesar Rp. 2 juta dan bantuan Covid dari Pemkab Lamsel Melalui LKS Penyandang Disabilitas Lamsel sebesar Rp.600 ribu, dikarenakan nama Selamat Maryono masih terdaftar sebagai anggota binaan LKS Penyandang Disabilitas yang diketuai oleh saya, “tegasnya.
“Sehingga, dengan kejadian ini terutama pengambilan data LKS Penyandang Disabilitas Lamsel di Ply Dist komputer tanpa se izin saya, maka masalah ini akan saya tindaklanjuti ke pihak yang berwajib oleh Kuasa Hukum LKS Penyandang Disabilitas Lamsel, ya secepat nya akan kami laporkan kepolisi, “pungkas Triyanto. (Septo)

Related post

Kader Gerindra Siap Tempur Menangkan Nanda-Muhammad Ali di Pesawaran 

Kader Gerindra Siap Tempur Menangkan Nanda-Muhammad Ali di Pesawaran 

Nuansalampung.com–Partai Gerindra restui pasangan Nanda Indira dan Antonius Muhammad Ali untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 Kabupaten Pesawaran,…
Koalisi PDIP-Gerindra di Pilbup Pesawaran, Nanda-Antonius Sebut Hampir 100 Persen

Koalisi PDIP-Gerindra di Pilbup Pesawaran, Nanda-Antonius Sebut Hampir 100…

Nuansalampung.com–Koalisi dua partai besar di Pemilihan Bupati Pesawaran, Provinsi Lampung tinggal selangkah lagi. Bakal calon Bupati Pesawaran Nanda Indira Dendi pun…
PAN – PKS Sepakat Berdamai di Pilkada Serentak 2024

PAN – PKS Sepakat Berdamai di Pilkada Serentak 2024

https://www.youtube.com/watch?v=mLFff-EuUJo Nuansalampung.com–Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat berdamai di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak tahun 2024.…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.