
Kenaikan Harga LPG 3 Kilogram: DPRD Lampung Minta Klarifikasi
- Uncategorized
- Januari 16, 2025
- 1 minute read
Nuansalampung.com–Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung, Yusnadi, menyatakan keprihatinannya terhadap kenaikan harga LPG 3 Kilogram. Ia khawatir kenaikan harga tersebut akan membebani masyarakat miskin, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan sektor informal.
Yusnadi meminta pemerintah untuk transparan terkait dasar kebijakan kenaikan harga LPG 3 Kilogram. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah harus melakukan kajian mendalam terkait dampak kenaikan harga tersebut. DPRD Lampung siap memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui forum resmi.
“Kami meminta pemerintah untuk transparan terkait dasar kebijakan kenaikan harga LPG 3 kg. Apakah ini akibat lonjakan harga gas internasional, subsidi yang dianggap tidak efektif, atau pertimbangan fiskal lainnya? Masyarakat berhak tahu alasan di balik kebijakan ini,” ujar Yusnadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/1/2025).
Ia menambahkan, bahwa pemerintah harus melakukan kajian mendalam terkait dampaknya. “Kenaikan ini bukan hanya persoalan harga, tetapi soal keberlanjutan ekonomi rakyat kecil yang sangat bergantung pada LPG 3 kg,” imbuhnya.
Yusnadi menegaskan, pihaknya siap memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui forum resmi seperti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pemerintah daerah.
“Kami akan memastikan suara rakyat terdengar dan memperjuangkan kebijakan yang lebih adil,” tegasnya.(*)





