
Kado PDI-P Lampung untuk Megawati di HUT ke-76
- PolitikUtama
- Januari 23, 2023
- 3 minutes read
Nuansalampung.com–PDI Perjuangan Provinsi Lampung mempersembahkan kado di hari ulang tahun ke-76 ketua umum mereka, Megawati Soekarnoputri.
Kado tersebut bukan berupa barang, melainkan serangkaian doa dan kegiatan sosial yang dihelat pada Senin (23/1/2023), di kantor DPD PDI-P provinsi setempat.
Ketua DPD PDI-P Lampung, Sudin mengatakan, para kader moncong putih juga menggelar dapur umum, lantas membagikan ratusan bingkisan makanan sehat pada warga setempat.
Kegiatan itu, menurut Sudin, salah satu aksi nyata PDI-P dalam meminimalisir kasus stunting yang marak terjadi. Sebagaimana diketahui bahwa Megawati sangat konsen terhadap kasus stunting.
Dalam kegiatan yang sama, pihaknya juga membagikan tali kasih berupa pemberian santunan pada anak yatim-piatu.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan tasyakuran masih dalam rangkaian HUT Emas PDI Perjuangan yang ke-50 dan hari ini juga merupakan hari ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri yang ke-76,” kata Sudin dalam sambutannya, Senin (23/1/2023).
Sudin berharap, melalui kegiatan sosial itu PDI-P akan mendapatkan berkah tersendiri, begitu juga dengan ketua umum mereka.
Sebelumnya, Sudin menuturkan bahwa pihaknya menyediakan dapur umum dan membagikan makanan kepada anak Yatim, Ibu Hamil, gelandangan dan masyarakat yang membutuhkan.
“Jajaran DPD PDI Perjuangan sengaja membagikan ratusan makanan sehat ke ibu hamil untuk mengurangi angka stunting,” tuturnya.
Pengurus DPD telah memasak bersama di kantor DPD PDI Perjuangan Lampung dan menyediakan makanan dengan standar 4 sehat 5 sempurna: makanan pokok (nasi), lauk-pauk seperti daging dan ikan, sayuran, buah dan susu.
Lebih lanjut Sudin menyebut, jumlah makanan sehat yang dibagikan sebanyak 600 kotak.
Makanan tersebut akan dibagikan khususnya kepada ibu hamil dan menyusui serta anak jalanan.
“Taraf kesehatan masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini termasuk angka stunting yang masih belum bisa disebut aman. Stunting di Lampung masih terjadi, meski sudah turun angkanya, tapi kita ingin Lampung ini bebas stunting,” jelasnya.
Sebagai upaya pencegahan stunting juga, Sudin mengatakan telah mendirikan pos-pos penyuluhan di tingkat Kabupaten di Lampung.
“Selain pemberian makanan sehat dalam kegiatan juga dilakukan pendirian pos-pos penyuluhan stunting di tingkat daerah, hal ini kita lakukan agar masyarakat bisa mendapatkan sayuran yang bisa mencegah stunting,” kata dia.
Menurut dia, mencegah stunting merupakan tanggung jawab semua pihak. “Termasuk parpol yang merupakan representasi suara masyarakat. Sehingga, sebagai bukti kehadiran parpol seharusnya tidak memiliki jarak dan mampu merespon kebutuhan masyarakat,” sambungnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung Sutono mengatakan aksi tersebut untuk menggalakkan gerakan masyarakat sehat bagi setiap masyarakat.
“Kita ingin masyarakat sehat semua. Kita juga mengundang parpol (partai politik) lain untuk ikut serta. Ini bukan soal politik tetapi kemanusiaan,” kata Sutono.
Selanjutnya Sutono mengatakan, sebagai partai yang sudah eksis pihaknya selalu mengadakan kegiatan-kegiatan yang pro kepada masyarakat dan lingkungan.
“Kita melakukan kegiatan-kegiatan yang selalu pro terhadap masyarakat, untuk milenial kita ada kegiatan komunitas juang yang berkaitan dengan iklim,” ujarnya.
“Dan sekarang kita sedang melakukan upaya pencegahan stunting. Stunting ini kalau bahasa jawa jawanya kuntet atau tidak subur maka kita mulai perhatikan ibu Hamil, anak-anak jadi partai fokus untuk pencegahan stunting ini,” tandasnya.(nuansa1)
Editor: Agung Chandra Widi





