Cerita Petani Tanggamus: Sulit Membeli Pupuk hingga Gagal Panen

 

Video: Wawancara bersama Supri, Petani Tanggamus yang sudah bercocok tanam selama 25 tahun.//dok nuansa

Nuansalampung.com–Namanya Supri, warga Dusun Sumbertengah, Desa Tekat, Kecamatan Pulaupanggung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Supri menggantungkan hidupnya melalui bercocok tanam. Hari-harinya banyak dihabiskan dengan berkutat di kubangan lumpur persawahan.

Lahan sepertiga hektare, disewanya dengan harga Rp3,5 juta, untuk satu kali masa tanam (lima bulan).

Pasca panen, Supri bisa mendapat beberapa ton padi, dengan kalkulasi pendapatan sekitar Rp15 juta (laba kotor) setiap kali panen.

Lokasi persawahan terletak di Desa Muaradua, Kecamatan Pulaupanggung, Kabupaten Tanggamus.

Sejak 1997, Supri sudah berprofesi sebagai seorang petani. 

Nuansalampung.com pun berkesempatan mewawancarai Supri pada Kamis (20-1-2022).

Banyak hal yang disampaikannya, mulai dari sulitnya membeli pupuk, hingga pernah mengalami gagal panen, serta lika-liku lainnya dalam mengais rezeki melalui bertani padi.(nuansa1)

Iklan Mengambang

Tonton Video: Wawancara bersama Supri, Petani Tanggamus yang sudah bercocok tanam selama lebih dari 20 tahun.//dok nuansa

Related post

PKS Lampung Tebar 17.400 Paket Daging Kurban, Jangkau Masyarakat Hingga Pelosok Daerah

PKS Lampung Tebar 17.400 Paket Daging Kurban, Jangkau Masyarakat…

Nuansalampung.com–Semangat berbagi dan kepedulian sosial pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali ditunjukkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Lampung. Melalui…
Bouly Forest, Tempat Makan Bernuansa Vila Mewah yang Lagi Hits di Bandar Lampung

Bouly Forest, Tempat Makan Bernuansa Vila Mewah yang Lagi…

Bukan di Puncak, Tapi di Bandar Lampung! Cafe Ini Punya Suasana Sejuk dan Estetik Healing Tanpa Keluar Kota! Bouly Forest Jadi…
Konsep Halal Berubah Total, Wardah dan Kahf Jadi Rujukan Industri

Konsep Halal Berubah Total, Wardah dan Kahf Jadi Rujukan…

Nuansalampung.com–Perkembangan industri halal kini memasuki babak baru. Konsumen tidak lagi hanya melihat halal sebagai label sertifikasi produk, tetapi juga sebagai representasi…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *