Kibarkan Bendera Pusaka, Agita Nazara Jadi Obat Dahaga SMAN 2 Bandarlampung

Kibarkan Bendera Pusaka, Agita Nazara Jadi Obat Dahaga SMAN 2 Bandarlampung

Nuansalampung.com–Siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMAN 2 Kota Bandarlampung kembali berprestasi.

Teranyar, siswi di salah satu sekolah terbaik di Kota Bandarlampung itu terpilih sebagai utusan Provinsi Lampung, menjadi salah satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka di Istana Negara pada 17 Agustus 2023.

Kepala Sekolah SMAN 2 Bandarlampung Hendra Putra mengaku bangga, siswi didiknya mengharumkan nama sekolah.

Bahkan secara khusus pihaknya selalu memberi penghargaan, pada setiap siswa-siswi berprestasi, termasuk pada Agita.

Selain Agita, ada pula 3 siswa-siswi lainnya, rekan Agita yang turut diberi penghargaan, karena bakal menjadi Paskibraka di Kota Bandarlampung pada momen hari kemerdekaan.

Lebih lanjut kepala sekolah yang mengawali karirnya sebagai guru fisika sejak 1996 di SMAN 2 itu menyebut, Agita Nazara punya kepribadian yang baik, aktif dalam berbagai kegiatan dan multitalenta.

Maka tak ayal, anak dari pasangan TNI/Polri itu mampu lolos seleksi dan menjadi puteri terbaik Lampung pada momen 17 Agustus mendatang.

Hendra berpesan pada Agita, agar bisa menunjukkan seluruh kemampuannya ketika pelatihan di tingkat nasional nantinya. Sebab, sambung dia, tak semua siswa-siswi punya kesempatan yang sama dengan Agita, bisa menyaksikan, bahkan terlibat langsung dalam prosesi pengibaran bendera pusaka di Istana Negara nantinya.

Iklan Mengambang

Sebelumnya, Hendra Putra juga tercatat sudah dua kali mengikuti prosesi pengibaran bendera pusaka di Istana Negara.

Yakni pada 2004, ketika menerima penghargaan sebagai guru berprestasi tingkat nasional, dan pada 2013 ketika menjadi Kepala Sekolah berprestasi mewakili Lampung di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Diketahui, sudah sejak lama SMAN 2 Bandarlampung tak mengirimkan Siswa/siswi terbaiknya sebagai Paskibraka tingkat nasional.

Namun di era kepemimpinan Hendra, sudah ada siswa didiknya yang seyogyanya lolos ke tingkat nasional. Namun kandas di tengah jalan, lantaran covid-19 yang menyebabkan pemerintah pusat melakukan pembatasan jumlah Paskibraka, dan Lampung tidak kebagian.

“Keberhasilan ini membuat kami senang dan bangga. Ini sebagai obat dahaga dalam penantian panjang,” kata Hendra saat diwawancarai nuansalampung.com di kantornya, Senin (22/5/2023).

Selengkapnya, simak video dan wawancara: Klik

Editor: Agung Chandra Widi

Related post

Dari Bangku Sekolah ke Ruang Parlemen, PLDP Cetak Generasi Muda Berani Bersuara

Dari Bangku Sekolah ke Ruang Parlemen, PLDP Cetak Generasi…

Nuansalampung.com–Kalau ngomongin politik, mungkin yang kebayang itu rapat, debat, atau sidang yang serius. Tapi di Lampung, ada cara yang beda buat…
PKS Lampung Tebar 17.400 Paket Daging Kurban, Jangkau Masyarakat Hingga Pelosok Daerah

PKS Lampung Tebar 17.400 Paket Daging Kurban, Jangkau Masyarakat…

Nuansalampung.com–Semangat berbagi dan kepedulian sosial pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali ditunjukkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Lampung. Melalui…
Bouly Forest, Tempat Makan Bernuansa Vila Mewah yang Lagi Hits di Bandar Lampung

Bouly Forest, Tempat Makan Bernuansa Vila Mewah yang Lagi…

Bukan di Puncak, Tapi di Bandar Lampung! Cafe Ini Punya Suasana Sejuk dan Estetik Healing Tanpa Keluar Kota! Bouly Forest Jadi…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *