Berkat ParagonCorp dan ITB, Seribuan Warga Aceh Tamiang Kini Nikmati Air Bersih

Berkat ParagonCorp dan ITB, Seribuan Warga Aceh Tamiang Kini Nikmati Air Bersih

Nuansalampung.com–Sekitar 1.200 warga Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, kini dapat menikmati akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini berkat pemasangan teknologi filter air berkapasitas besar hasil kolaborasi ParagonCorp bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Kealumnian (DPMK) ITB.

Teknologi filter air tersebut dipasang di tepi Sungai Tamiang yang selama ini menjadi salah satu sumber air utama masyarakat. Air sungai yang sebelumnya keruh kini dapat diolah melalui dua tahap proses filtrasi hingga menjadi jernih dan layak digunakan, bahkan dapat dikonsumsi.

Air hasil penyaringan kemudian ditampung dalam tangki berkapasitas besar sebelum didistribusikan ke toren air di rumah-rumah warga Kampung Sukajadi. Melalui sistem ini, masyarakat dapat memanfaatkan air bersih untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci, hingga kebutuhan sanitasi dan air minum.

Selain melalui jaringan distribusi ke rumah-rumah, sebagian warga juga datang langsung ke lokasi filter untuk mengambil air. Selama bulan Ramadan, terutama menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat tampak mengantre membawa galon kosong untuk mengisi air bersih dari fasilitas tersebut.

Sistem filter air ini memiliki kapasitas produksi hingga 7.000 liter per jam, sehingga mampu memasok air bersih dalam jumlah besar bagi warga. Unit filter tersebut dikirim dari Bandung menuju Aceh Tamiang dengan waktu perjalanan sekitar satu minggu sebelum akhirnya dipasang dan mulai dimanfaatkan masyarakat.

Tidak hanya menghadirkan teknologi filter air, ParagonCorp juga memperkuat akses air bersih dengan membangun belasan titik sumur bor di sejumlah wilayah Aceh Tamiang yang terdampak bencana. Keberadaan sumur bor ini melengkapi sistem penyediaan air bersih sehingga masyarakat di berbagai titik dapat memperoleh sumber air yang lebih mudah dijangkau.

Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi dengan ITB dan DPMK ITB, kami berharap teknologi filter air ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang. Di saat yang sama, kami juga melengkapi upaya tersebut melalui pembangunan beberapa titik sumur bor agar semakin banyak warga yang merasakan manfaat akses air bersih,” ujar Astri.

Kehadiran teknologi ini juga membawa dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya dialami seorang bayi di desa tersebut yang sebelumnya mengalami diare hampir satu bulan dan tidak kunjung membaik meskipun telah mendapatkan pengobatan. Setelah keluarganya mulai menggunakan air dari sistem filter tersebut, kondisi bayi tersebut dilaporkan berangsur membaik hingga akhirnya pulih.

Iklan Mengambang

Dalam kegiatan serah terima fasilitas filter air tersebut, ParagonCorp diwakili oleh Neli Rahmawati dari Corporate Communication ParagonCorp serta Dwi Eliani dari Corporate Social Responsibility ParagonCorp. Sementara dari pihak ITB diwakili oleh Direktur Humas ITB, Laila Arif.

Menurut Laila, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dari perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui pengembangan sistem filtrasi air ini, ITB berharap ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat berkontribusi dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses air bersih. Kami juga mengapresiasi kolaborasi bersama ParagonCorp yang memungkinkan solusi ini dapat diimplementasikan dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Aceh Tamiang,” kata Laila.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan terus berkembang untuk menghadirkan inovasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.(**)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *