Mikdar : Warga Lampura dan Way Kanan Keluhkan Bibit Unggul, Minta Dukungan Pemerintah

Mikdar : Warga Lampura dan Way Kanan Keluhkan Bibit Unggul, Minta Dukungan Pemerintah

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, menerima aspirasi masyarakat dari Kabupaten Lampung Utara dan Way Kanan yang mengeluhkan sulitnya memperoleh bibit unggul untuk tanaman jagung, tebu, dan padi. Aspirasi tersebut disampaikan saat pertemuan di Kantor DPRD Provinsi Lampung. Rabu (30/07/2025).

Menurut Mikdar, persoalan bibit ini sangat berkaitan erat dengan peningkatan produksi pertanian, pendapatan petani, hingga menghindari kerawanan sosial. Ia menyoroti bahwa selama ini mayoritas petani di daerah pemilihannya masih bergantung pada komoditas singkong, yang harganya tidak menentu dan membuat petani merugi.

“Harga singkong yang terus anjlok, ditambah dengan banyaknya pabrik yang tutup, membuat petani bingung untuk menentukan komoditas alternatif. Mereka bertanya kepada saya, apakah harga singkong akan lebih baik ke depan? Saya tidak bisa jawab pasti, karena harga singkong sangat bergantung pada industri hilir dan ekspor,” ujar Mikdar.

Dalam dialog panjang bersama petani, muncul usulan agar pemerintah mendorong peralihan tanaman ke komoditas yang lebih menjanjikan seperti jagung dan tebu. Petani berharap ada dukungan nyata dari pemerintah provinsi, khususnya dalam bentuk bantuan bibit unggul.

“Jagung dan tebu dianggap sebagai alternatif yang memungkinkan. Petani menyebut, dari jagung saja mereka bisa meraup Rp30 juta per tahun, itu cukup baik. Tapi mereka minta bibit yang benar-benar berkualitas, karena banyak bantuan bibit selama ini justru tidak bagus,” tambah Mikdar.

Ia juga menyoroti pentingnya memperluas kemitraan tebu dengan pabrik-pabrik seperti PT Gunung Madu. Saat ini, kemitraan dibatasi radius 70 km dari pabrik, sehingga petani di luar jangkauan belum bisa bermitra secara langsung.

“Kalau bisa kemitraan ini diperluas. Jadi tebu yang ditanam petani bisa langsung terserap pabrik. Ini memberikan kepastian pasar dan harga yang relatif stabil,” ujar politisi dari Komisi II DPRD Lampung yang membidangi pertanian, perkebunan, dan perikanan.

Sumber: wartapost.co.id

Related post

Lesti Berharap Perbaikan Tanggul untuk Cegah Banjir

Lesti Berharap Perbaikan Tanggul untuk Cegah Banjir

Nuansalampung.com–Anggota DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan.…
DRB Beri Solusi BPJS PBI Non Aktif

DRB Beri Solusi BPJS PBI Non Aktif

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengungkapkan bahwa penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai pemerintah…
Soal Banjir Kota: Andika Sebut Akibat Aliran Sungai Tak Beres

Soal Banjir Kota: Andika Sebut Akibat Aliran Sungai Tak…

Nuansalampung.com—Banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Bandar Lampung dinilai tidak bisa dilihat dari satu sisi. Persoalan tersebut merupakan akumulasi berbagai…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *