Budiman AS Klarifikasi Berita Hoaks
- Bandar LampungBerita HoaksBudiman ASDemokratNewsUnggulUtama
- Maret 13, 2022
- 3 minutes read
| Budiman AS (kiri) dan Unggul.//dok |
Nuansalampung.com–Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Bandarlampung Budiman AS geram. Salah satu kadernya, Unggul, dianggap telah menyebar fitnah, atau kebohongan (hoaks) di muka publik.
Menurut Budiman, dalam kontestasi jelang Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat, berbeda pilihan adalah hal yang wajar.
Namun dia menegaskan semua pihak untuk bisa menciptakan iklim kontestasi yang sejuk. Jangan sampai seenaknya menyebarkan berita bohong atau fitnah.
“Saya sangat menyayangkan stetemen saudara Unggul yang isinya adalah berita fitnah dan tidak benar sama sekali tentang saya,” kata Budiman pada Nuansalampung.com, Minggu (13/3/2022).
Berita itu terkait kabar yang menyebut Budiman melakukan penyelewengan sejumlah dana dan sembako pada kontestasi pemilihan kepala daerah pada 2019 lalu.
“Saya minta saudara Unggul cabut statemen tersebut, dan berikan klarifikasi, atau saya akan menempuh upaya hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Legislator Lampung asal daerah pemilihan Kota Bandarlampung itu memberi tenggat waktu 3X24 jam, sebelum membuat laporan ke kepolisian.
“Dalam hukum ada istilah actori incumbit probatio, actori onus probandi. Jadi siapa yang mendalilkan, dia harus mampu membuktikan,” jelasnya.
Sebelumnya Budiman membaca pemberitaan yang menyatakan dia pernah menyelewengkan dana partai untuk kepentingan pribadi. Narasumber dalam berita tersebut adalah Unggul, kadernya sendiri.
“Walau beritanya sekarang sudah dihapus, tapi saya punya bukti screenshot,” ujarnya.
Budiman mengingatkan semua pihak untuk tidak berucap sembarangan di muka publik, apalagi menyebar hoaks. Sebab bisa merusak nama baik seseorang.
“Ada undang-undang yang mengatur. Berita hoaks bisa dijerat dengan UU ITE,” ujarnya.
Menanggapi terkait hal tersebut, Unggul mengaku tak pernah berucap di muka publik, apalagi menuduh Budiman melakukan penyelewengan dana.
“Saya tidak pernah ngomong seperti itu, dengan media manapun saya tidak pernah berucap begitu, dan berita itu tanpa konfirmasi ke saya,” kata Unggul saat dihubungi melalui whatsapp, Minggu malam (13/3).(nuansa1)
Editor: Agung Chandra Widi





