Inilah Bacapres dan Parpol dengan Elektabilitas-Popularitas Tertinggi di Provinsi Lampung

LSI saat merilis hasil surveinya.//dok

Nuansalampung.com–Nama Prabowo Subianto menjadi Bakal Calon Presiden (Bacapres) dengan elektabilitas (keterpilihan) dan popularitas tertinggi di Provinsi Lampung. 

Hal itu berdasarkan hasil survei peta elektoral Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Provinsi Lampung yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) Senin (14/3/2022).

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan menyimpulkan, dari simulasi semi terbuka (banyak nama) dan boleh menyebutkan nama lainnya, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto paling banyak dipilih, dengan persentase 26,1, mengungguli nama-nama lainnya.

Di tempat kedua ada Ganjar Pranowo 23,1 persen, disusul Anies Baswedan 16,6 persen, AHY 4,6 persen, Sandiaga 4,1 persen. Sementara nama lain lebih rendah, kurang dari 4 persen, belum menjawab mencapai 6,8 persen.

Menurut Djayadi, Prabowo Subianto dipilih karena alasan tegas dan berwibawa. Selain itu Prabowo Subianto paling popular, mencapai 96,9 persen, dengan tingkat kedisukaan yang sangat baik mencapai 79,2 persen. 

Sama dengan alasan mengapa memilih, kedisukaan pemilih kepada Prabowo adalah karena alasan tegas dan berwibawa.

Sementara partai yang dipimpin Prabowo, Gerindra, menduduki posisi kedua dalam hal elektabilitas, bila Pileg DPR RI dan DPRD Provinsi digelar saat ini. 

LSI memaparkan, pada simulasi semi terbuka 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lain, di Lampung, Partai Gerindra untuk sementara menduduki posisi kedua, setelah PDI Perjuangan.

“Di Provinsi Lampung, PDIP memperoleh 36,6 persen, disusul Gerindra 12,1 persen di urutan kedua. Selanjutnya Golkar 10 persen, Demokrat 7,5 persen, PKB 5,9 persen, PKS 5,1 persen, dan NasDem 4,4 persen,” sebutnya.

Iklan Mengambang

“Sementara partai lain lebih rendah. Belum menjawab 13.1 persen,” sambung Djayadi. 

Dibanding hasil pemilu legislatif 2019, urutan partai nomor dua dan seterusnya ini mengalami perubahan, karena sebelumnya nomor dua adalah Golkar.

Sementara untuk Pileg DPRD Lampung, sebut Djayadi, simulasi 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lainnya, Partai Gerindra tetap pada posisi kedua. 

“Dalam simulasi ini, Gerindra memperoleh 11,3 persen, setelah PDIP yang memperoleh 35,8 persen. Selanjutnya adalah Golkar 9,9 persen, kemudian Demokrat 8 persen, PKB 6,4 persen, NasDem 5,1 persen, dan PKS 4,4 persen. Partai lainnya dibawah 4 persen lebih rendah. Sementara yang belum menyatakan pilihannya 14,1 persen,” paparnya.

Kata Djayadi, kedisukaan dan tingkat keterpilihan partai banyak ditentukan oleh tokoh yang ada di partai tersebut. 

Partai Gerindra, misalnya, tampaknya masih banyak dipengaruhi oleh ketokohan figur pendiri sekaligus ketua umumnya yakni Prabowo Subianto. 

Ketokohan di tingkat provinsi Lampung seperti Sekretaris Jenderal Partai Gerindra (Ahmad Muzani) yang juga adalah anggota DPR RI dari Dapil Lampung 1 dan ketokohan para anggota DPRD di provinsi Lampung seperti Pattimura (Sekretaris Umum DPD Gerindra Lampung) dan Rahmat Mirzani Djausal (Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung) juga turut berpengaruh.

Sebelumnya, ssurvei digelar 16 sampai 22 Februari 2022. Populasi survei seluruh WNI di Lampung yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Sampel sebanyak 820 orang diambil dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) ± 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling. Sampel berasal dari seluruh kabupaten/kota di Lampung yang terdistribusi secara proporsional.

“Wawancara tatap muka dilakukan oleh pewawancara yang telah dilatih terhadap responden terpilih. Kendali mutu hasil wawancara dilakukan secara random pada 20 persen dari total sampel oleh supervisor lapangan dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kendali mutu ini tidak ditemukan kesalahan berarti,” kata Djayadi yang juga adalah pengajar ilmu politik di Jurusan Hubungan International Universitas Paramadina Jakarta itu.(rls)

Editor: Agung Chandra Widi

Related post

PKS Lampung Tebar 17.400 Paket Daging Kurban, Jangkau Masyarakat Hingga Pelosok Daerah

PKS Lampung Tebar 17.400 Paket Daging Kurban, Jangkau Masyarakat…

Nuansalampung.com–Semangat berbagi dan kepedulian sosial pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali ditunjukkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Lampung. Melalui…
Bouly Forest, Tempat Makan Bernuansa Vila Mewah yang Lagi Hits di Bandar Lampung

Bouly Forest, Tempat Makan Bernuansa Vila Mewah yang Lagi…

Bukan di Puncak, Tapi di Bandar Lampung! Cafe Ini Punya Suasana Sejuk dan Estetik Healing Tanpa Keluar Kota! Bouly Forest Jadi…
Konsep Halal Berubah Total, Wardah dan Kahf Jadi Rujukan Industri

Konsep Halal Berubah Total, Wardah dan Kahf Jadi Rujukan…

Nuansalampung.com–Perkembangan industri halal kini memasuki babak baru. Konsumen tidak lagi hanya melihat halal sebagai label sertifikasi produk, tetapi juga sebagai representasi…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *