
Kibarkan Bendera Pusaka, Agita Nazara Jadi Obat Dahaga SMAN 2 Bandarlampung
- NewsUtama
- Mei 23, 2023
- 2 minutes read
Nuansalampung.com–Siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMAN 2 Kota Bandarlampung kembali berprestasi.
Teranyar, siswi di salah satu sekolah terbaik di Kota Bandarlampung itu terpilih sebagai utusan Provinsi Lampung, menjadi salah satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka di Istana Negara pada 17 Agustus 2023.
Kepala Sekolah SMAN 2 Bandarlampung Hendra Putra mengaku bangga, siswi didiknya mengharumkan nama sekolah.
Bahkan secara khusus pihaknya selalu memberi penghargaan, pada setiap siswa-siswi berprestasi, termasuk pada Agita.
Selain Agita, ada pula 3 siswa-siswi lainnya, rekan Agita yang turut diberi penghargaan, karena bakal menjadi Paskibraka di Kota Bandarlampung pada momen hari kemerdekaan.
Lebih lanjut kepala sekolah yang mengawali karirnya sebagai guru fisika sejak 1996 di SMAN 2 itu menyebut, Agita Nazara punya kepribadian yang baik, aktif dalam berbagai kegiatan dan multitalenta.
Maka tak ayal, anak dari pasangan TNI/Polri itu mampu lolos seleksi dan menjadi puteri terbaik Lampung pada momen 17 Agustus mendatang.
Hendra berpesan pada Agita, agar bisa menunjukkan seluruh kemampuannya ketika pelatihan di tingkat nasional nantinya. Sebab, sambung dia, tak semua siswa-siswi punya kesempatan yang sama dengan Agita, bisa menyaksikan, bahkan terlibat langsung dalam prosesi pengibaran bendera pusaka di Istana Negara nantinya.
Sebelumnya, Hendra Putra juga tercatat sudah dua kali mengikuti prosesi pengibaran bendera pusaka di Istana Negara.
Yakni pada 2004, ketika menerima penghargaan sebagai guru berprestasi tingkat nasional, dan pada 2013 ketika menjadi Kepala Sekolah berprestasi mewakili Lampung di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Diketahui, sudah sejak lama SMAN 2 Bandarlampung tak mengirimkan Siswa/siswi terbaiknya sebagai Paskibraka tingkat nasional.
Namun di era kepemimpinan Hendra, sudah ada siswa didiknya yang seyogyanya lolos ke tingkat nasional. Namun kandas di tengah jalan, lantaran covid-19 yang menyebabkan pemerintah pusat melakukan pembatasan jumlah Paskibraka, dan Lampung tidak kebagian.
“Keberhasilan ini membuat kami senang dan bangga. Ini sebagai obat dahaga dalam penantian panjang,” kata Hendra saat diwawancarai nuansalampung.com di kantornya, Senin (22/5/2023).
Selengkapnya, simak video dan wawancara: Klik
Editor: Agung Chandra Widi





