Legislator: Fokuskan 3T Dalam Penanganan Pandemi Covid-19

ilustrasi gedung DPRD Lampung//ist

Nuansalampung–Provinsi Lampung masih tertinggi dalam penularan virus Covid-19, tercatat sampai saat ini 13 Kabupaten/Kota yang masih berada di zona merah.

Terkait hal itu, Syarif Hidayat Anggota DPRD Provinsi Lampung fraksi PKS meminta dalam penanganan pandemi Covid-19 pemerintah harus fokus dalam penerapan 3T.

“Pemerintah harusnya dapat meningkatkan 3 hal dalam menghadapi pandemi Covid-19 yaitu penerapan 3T (Testing, Tracking, dan Treatment), perketat protokol kesehatan dengan 5M, dan mencukupi vaksinasi,” ujarnya. Senin ( 09/08)

Dalam penanganan pandemi Covid-19 masyarakat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan agar menjaga diri dari penularan virus.

“Selagi pemerintah terus melakukan 3T, masyarakat harus menjadikan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M sebagai kebiasaan baru di kehidupan hari-hari,” tambahnya.

Kemudian, ia berharap pemerintah provinsi dapat mencukupi kebutuhan vaksin di provinsi Lampung.

“Ketersedian vaksin harus dicukupi untuk dapat di kontribusikan langsung kepada masyarakat provinsi Lampung,” tutupnya. (*)

Related post

PKS Lampung Tebar 17.400 Paket Daging Kurban, Jangkau Masyarakat Hingga Pelosok Daerah

PKS Lampung Tebar 17.400 Paket Daging Kurban, Jangkau Masyarakat…

Nuansalampung.com–Semangat berbagi dan kepedulian sosial pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali ditunjukkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Lampung. Melalui…
Bouly Forest, Tempat Makan Bernuansa Vila Mewah yang Lagi Hits di Bandar Lampung

Bouly Forest, Tempat Makan Bernuansa Vila Mewah yang Lagi…

Bukan di Puncak, Tapi di Bandar Lampung! Cafe Ini Punya Suasana Sejuk dan Estetik Healing Tanpa Keluar Kota! Bouly Forest Jadi…
Konsep Halal Berubah Total, Wardah dan Kahf Jadi Rujukan Industri

Konsep Halal Berubah Total, Wardah dan Kahf Jadi Rujukan…

Nuansalampung.com–Perkembangan industri halal kini memasuki babak baru. Konsumen tidak lagi hanya melihat halal sebagai label sertifikasi produk, tetapi juga sebagai representasi…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *