Terima Aduan Ijazah Tertahan di Sekolah, Aprilliati Gerak Cepat Nanti Warga

Terima Aduan Ijazah Tertahan di Sekolah, Aprilliati Gerak Cepat Nanti Warga

Nuansalampung.com–Anggota DPRD Provinsi Lampung Aprilliati mendapat banyak laporan dari warga, terkait persoalan ijazah yang masih tertahan di Sekolah Menengah Atas atau SMA sederajat.

Legislator asal Daerah Pemilihan Kota Bandarlampung itupun telah menyelesaikan beberapa laporan terkait masalah tersebut.

Sebagai wakil rakyat, wanita berhijab yang akrab disapa Ibu April itu mengaku siap membantu warga di Daerah Pemilihan nya, jika mengalami masalah serupa.

Hal itu dikatakan April, ketika diwawancarai nuansalampung.com pada Kamis 7 September 2023.

Politisi asal PDI Perjuangan itu mengatakan bahwa Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulfakar, telah mengirimkan surat perintah pada seluruh kepala sekolah se-Lampung untuk segera menyerahkan ijazah pada siswa didik yang telah menamatkan sekolah.

Karenanya, tidak boleh lagi ada persoalan penahanan ijazah, khususnya bagi siswa kurang mampu.

Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia Provinsi Lampung itu menyebut, biasanya persoalan ijazah tertahan lantaran tidak bisa membayar sumbangan komite, yang mayoritasnya terjadi ketika pandemi melanda.

Dia pun yakin, bahwa yang tidak mampu melunasi sumbangan komite sekolah merupakan siswa kurang mampu, dan harus dibantu.

Baca juga:

Iklan Mengambang

Komisi V dan Disdik Sepakat, Sekolah Tidak Boleh Menahanan Ijazah Alumni

Jalankan Sumpahnya, Aprilliati Tak Henti Perjuangkan Aspirasi Warga Kota

Salah satu wali murid yang sempat malapor pada Aprilliati adalah Septi, warga Kelurahan Pasirgintung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandarlampung.

Anaknya yang bernama Sela Safira Oktari, ijazahnya tertahan selama hampir tiga tahun di salah satu sekolah menengah kejuruan di kota setempat.

Siswi tersebut lulus pada tahun 2021, ketika pandemi melanda. Pekerjaan orang tua Sela yang hanya sebagai penjaga toko kala itu tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup. Apalagi untuk membayar sumbangan komite yang tunggakannya mencapai Rp8 juta.

Kini Septi bersyukur, ijazah sang anak sudah bisa diambil. Dia pun berterimakasih pada Aprilliati yang telah membantunya.

Selengkapnya, simak video wawancara dan aduan warga: KLIK

Editor: Agung Chandra Widi

Related post

Dari Bangku Sekolah ke Ruang Parlemen, PLDP Cetak Generasi Muda Berani Bersuara

Dari Bangku Sekolah ke Ruang Parlemen, PLDP Cetak Generasi…

Nuansalampung.com–Kalau ngomongin politik, mungkin yang kebayang itu rapat, debat, atau sidang yang serius. Tapi di Lampung, ada cara yang beda buat…
Kekerasan Anak oleh Ayah Kandung Jadi Alarm Serius, Legislator PAN Minta Pelaku Dihukum Berat

Kekerasan Anak oleh Ayah Kandung Jadi Alarm Serius, Legislator…

Nuansalampung.com–Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PAN, Diah Dharma Yanti, kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan perlindungan perempuan dan anak dari berbagai…
Aprilliati Tekankan Pentingnya Peran Warga Ungkap Kasus Kekerasan Anak

Aprilliati Tekankan Pentingnya Peran Warga Ungkap Kasus Kekerasan Anak

Nuansalampung.com–Praktisi hukum Aprilliati, mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di lingkungan sekitar.…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *